13 Apr 2016

Kemenristek/BRIN Selenggarakan Business Innovation Gathering 2019

Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan sebagai upaya membangun ekosistem riset dan inovasi nasional, Kemenristek/BRIN akan menyelenggarakan kegiatan “Business Innovation Gathering 2019” (BIG 2019). Bambang menjelaskan kegiatan yang dalam pelaksanaannya didukung oleh LPNK Kemenristek/BRIN meliputi: BPPT, LIPI, BATAN, dan LAPAN akan diselenggarakan pada hari Kamis, 19 Desember 2019 bertempat di LIPI Grand Ballroom, Jalan Gatot Soebroto No. 10 Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Bambang pada acara Konferensi Pers Business Innovation Gathering (BIG 2019) di Gedung BPPT Lantai 24 Thamrin Jakarta Pusat (17/12). Pada kesempatan ini Bambang memaparkan kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan akademisi, pelaku bisnis, pemerintah dan masyarakat (ABGC) guna meningkatkan kapasitas inovasi industri nasional, hilirisasi dan publikasi produk inovasi, sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban publik akan hasil-hasil penguatan inovasi yang telah dicapai periode 2015-2019.

” Cukup banyak hasil inovasi di Indonesia, namun yang selalu menjadi hambatan karena inovasi belum terkoneksi dengan baik ke dunia usaha. Karena itu Kemenristek/BRIN ingin membuat forum supaya ada koneksi dengan industri sehingga industri paham apa yang sedang dan sudah dilakukan peneliti dan litbangjirap” tutur Bambang.

Menteri Bambang mengatakan saat ini ada 49 produk dalam prioritas riset dan inovasi nasional. Ia berharap penyelenggaraan BIG 2019 dapat memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.

“Saya harap melalui kegiatan ini, ada peningkatan kapasitas riset dan kolaborasi kuat riset dengan dunia usaha,” tutupnya.

Dalam acara Business Innovation Gathering (BIG 2019) ada beberapa kegiatan penting meliputi :

1.Business Gathering yaitu Forum dialog terbatas dengan Menristek/Kepala BRIN dengan kepala LPNK ,industri dan rektor PTNBH .

Industri besar dan CEO Startup yang akan menjadi mediator dalam menjembatani kebutuhan inovator dan masyarakat nantinya adalah:

1.PT. Sinarmas

2.PT. Pertamina Tbk

3.PT. Astra International

4.PT. Toyota Manufacture

5.PT. RAPP

6.PT. Tanoto

7.British Petroleum

8. PT. Freeport

9. PT. Zenith

10.PT. Tata Sarana Mandiri

11. PT. Martha Tilaar

12. PT. Xirka Silicon Technology

13.PT. Haldin

14.PT. Indofood

15.PT. Nutrifood

16.PT. Biofarma

17.PT. Cap Lang

18.PT. Garuda Food

19. PT. INKA

20.PT. LEN

21.PT. Samudera Luas
Paramacitra

22.PT. Djarum Kudus

23.PT. Semen Indonesia

24 PT. Pupuk Indonesia

25 PT. Dexa Medica

26.PT. Martina Berto Tbk

27.PT. Soho Global Health

28.PT. Maspion

29.PT. Polytron

30.Adrian Gunadi, Co-Founder

31. CEO PT Investree Radika Jaya Reksoprodjo

32. Kejora Group

33. CEO Northstar

34. CEO Kejora Ventures

35. CEO East Venture

36. CEO GDP Venture

37 CEO Bukalapak

38. CEO Wardah

39. CEO Tokopedia

40. CEO Shopee

41. CEO Kata.ai

42.CEO Nodeflux

2.Innovation Show merupakan ajang business matching antara innovator bersama Kadin, venture capital, pelaku industri , dan asosiasi.

CEO Start Up yang diharapkan hadir adalah:

1. CEO Convergence Ventures

2.CEO Skystar Ventures

3.CEO Kejora Ventures

4.CEO SMDV

5.CEO Alpha JWC

6.CEO Bukalapak

7.CEO Wardah

8.CEO Bubu

9.Tokopedia

10.CEO Traveloka

11.CEO Tiket.com

12.CEO Grab Indonesia

13.CEO Efishery

14.CEO Gojek

15.CEO Halodoc

16. PT. Zhafira Samudra Nusantara

3.Pameran Start Up/PPBT dan produk unggulan inovasi, bidang pangan ,kesehatan dan obat dan TIK.
Meliputi :

1. Start up dengan 34 produk (pangan, kesehatan & obat, teknologi informasi dan komunikasi)

2. Inovasi bidang pangan berjumlah 14 produk; bidang kesehatan & obat 31 produk

3. Bidang teknologi informasi & komunikasi terdiri dari 29 produk.

Dari pameran ini diharapkan akan terjadi proses business matching antara inovator selaku produsen inovasi, dengan para venture capital, sehingga akan terjadi deal dalam rangka menghilirkan produk inovasi nasional.

4.Penandatangan kerjasama dalam mendukung hilirisasi produk inovasi antara lain :

a. Penandatanganan kerjasama antara ARC Universitas Syiah Kuala, Pemkab Aceh Jaya dengan PT.Haldin tentang Pengembangan Komoditi Nilam Aceh

b. Perjanjian lisensi
Perjanjian Lisensi:
– Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI dengan CV. Palma Persada, tentang Suplemen Pakan Unggas Berbasis Tepung Cacing Tanah sebagai Anti Peluru, dan Proses Pembuatannya.

-BPTBA LIPI dengan CV. Palma Persada, tentang Sediaan Antioksidan Berbahan Dasar Herbal untuk Unggas, dan Proses Pembuatannya

c. Letter of Intens: Kemenristek/BRIN dengan GK-Plug and Play Indonesia, tentang Pengembangan Inkubator dan Startup Nasional.

Bambang juga berharap ada sinergi yang baik antara industri dengan peneliti.Setiap produk yang dipamerkan ini nantinya akan bertemu dengan potensial investor.tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Deputi Bidang Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN Jumain Appe,Kepala Bagian Hukum, Kerja Sama dan Layanan Informasi Deputi Bidang Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN Supriyadi serta tamu lainnya.

Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
dan
Deputi Bidang Penguatan Inovasi
Kemenristek/BRIN

Fotografer : Adnan Nugraha

Twitter: @KemenristekBRIN
Facebook: Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN
Instagram: @ristekdikti
YouTube: Kemenristek/BRIN
Website : https://ristekdikti.go.id
Google Play: G-Magz

#KerjaBerdampak
#InovasiIndonesia
#BikinIndonesiaMaju
#SDMUnggul
#IndonesiaMaju
#SDMUnggulanIndonesiaMaju
#RistekBRIN
#RistekBRINBranding