13 Aug 2020

Desa Berinovasi di Dusun Tumba Gorontalo

Masih dalam semangat Hakteknas, #RabuInovasi kali ini akan membahas tentang salah satu proyek percontohan program #DesaBerinovasi di Dusun Tumba Gorontalo dengan dukungan dari @universitas.negeri.gorontalo dan pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo.

Desa Berinovasi merupakan program yang diinisiasi @kementerianristekbrin dan @kemendespdtt yang dilakukan dengan tujuan untuk membangun kapasitas desa untuk menyejahterakan masyarakat dan memajukan Indonesia.

Dusun Tumba, Desa Tamalia Utara di Gorontalo adalah daerah yang cukup terpencil dan terisolasi. Dusun ini dihuni 128 kepala keluarga, dan ada 84 rumah, dengan jarak antar rumah 500 – 1000 meter. Dusun tumba memiliki potensi besar. Tanahnya yang subur menjadi penghasil tanaman pertanian dan perkebunan, seperti jagung, coklat, cengkeh, kelapa, tebu, kolang-kaling, dan hutan perkayuan. Namun dusun ini belum dialiri listrik.

Dusun Tumba menjadi salah satu proyek percontohan Program Desa Berinovasi digagas oleh  Kemenristek/BRIN dan Kemendes PDTT. Dan dibawah binaan Universitas Negeri Gorontalo, mayoritas penduduk suku Polahi di Dusun Tumba berhasil menciptakan pikohidro, turbin yang mampu mengalirkan listrik melalui optimalisasi arus air yang minim. Apa saja manfaatnya?

Potensi aliran sungai Desa Tumba memungkinkan untuk dipasang PLTA pikohidro yang dapat menghasilkan daya di atas 5 kilowatt. Daya listrik yang dihasilkan dari alat ini diharapkan bisa untuk menerangi desa dan menggerakkan mesin produksi skala kecil sehingga dapat memajukan potensi desa sebagai penghasil coklat, minyak kelapa, jagung, dan lainnya.

Program Desa Berinovasi yang digagas oleh Kemenristek/BRIN dan Kemendes PDTT merupakan upaya untuk membangun kapasitas desa menuju kehidupan yang berkelanjutan, menghargai budaya yang ada, dan menemukan peluang bisnis melalui penerapan teknologi untuk pengembangan produk unggulan, serta membangun keterampilan dan kompetensi komunitas dan masyarakat, dunia usaha dan pemerintah daerah.